Langsung ke konten utama

Misteri Kehidupan


saya ingin mengucapkan terima kasih atas perjalanan hidup yang Engkau ciptakan untuk sy Rabb. rencanaMu begitu indah, mempertemukan sy dengan orang-orang yang  membuat saya senang sedih, sebel, nangis, ketawa tapi dibalik itu semua pastinya selalu ada hikmah yang ingin Engkau sampaikan untuk sy.

Mengajarkan sy untuk tulus mencintai seseorang terlepas dari orang itu seperti apa terhadap sy, karena setiap cinta yang diberikan Engkau akan menggantinya dengan Cinta-Mu dan saya mengerti sekarang Robb, mengerti karena saya mengalami, bagaimana jatuh bangunnya  ketika saya mencintai seseorang dan berusaha untuk terus memberikan yg terbaik untuknya. 

Sampai kepada pemahaman bahwa sy tidak pernah menyesal  dengan apa yang sudah sy lakukan, karena sy telah berjuang untuknya, selalu berusaha untuk selalu ada disisinya meskipun kami berada di tempat yang berbeda. 

dan dari sekian lama penantian, perjuangan dan semua yang sudah saya lakukan, sy merasa sudah cukup, sy harus adil sm hati sy, ga boleh egois hanya memikirkan keinginan tanpa mengindahkan haknya untuk bahagia. 
yah...saya ingin bahagia, menghargai orang yang begitu mencintai saya untuk menempati hati sy yang mungkin sudah lelah mencintai, dan sekarang gilirannya untuk dicintai. 

karena sy tau bagaimana jatuh bangunnya mencintai makanya sy sangat-sangat menghargai usahanya menunggu saya selama 2 tahun tanpa pernah mencoba mengganggu atau berusaha merusak apa yg waktu itu sedang sy jalani. dan sy ingin berterima kasih kepadamu Masku, terima kasih atas ketulusannya.

saya mohon maaf kl keputusan saya dirasa mendadak, tp itu dengan pemikiran dan dengan memohon bimbingan dr Allah swt, sy jg mohon maaf kl merasa ada yg tersakiti dan sy mohon jangan merasa bersalah karena sy tidak pernah menyesal melakukan semuanya, hanya saja saya ingin menyampaikan jangan menyianyiakan kesempatan supaya tidak terjadi penyesalan di depan. 

semoga kamu pun berbahagia selalu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

menunggumu

Pagi menjelang siang ini tiba-tiba aja pengen nulis, rasanya pengen menceritakan apa yang sedang terjadi dalam episode kehidupan sy kali ini.  Sy sedang menunggu kelahiran si kk (panggilan untuk anak pertama sy+suami) sekarang udah masuk 39 minggu tp blm ada kontraksi berarti, kayanya mungkin si kk masih betah di perut ibunya.  Sempet agak stress jg krn sy udah cuti ampir 3 minggu tp si kk masih anteng aja di dalem, tp sy disadarkan bahwa Alloh punya waktu terbaik untuk mengeluarkan kk, yg bs dilakukan  dlm menunggu persalinan adalah usaha disertai doa. Tiap pagi berjalan  kurang lebih 1 jam menyusuri sawah di banyumas, belum nyuci manual biar pas ngebilasnya bisa jadi olahraga, jalan jongkok, nungging, duduk posisi yoga sudah dilakukan semua tp kontrol ke dokter kemaren si kk masih blm masuk jalan lahir, tapi insyaallah sy tidak menyerah dan tetap berprasangka baik sm Alloh, usaha sy harus lebih keras lagi.  Kemaren sempat dilema karena dokter...

sayap-sayap yang tak pernah patah

Bismillah.... Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati... Atau kasihnya yang tak sampai, Atau cintanya yang tertolak, Atau ceritra cintanya yang penuh pengkhianatan, Seperti sayap-sayap Gibran yang patah, atau kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwickjk tenggelam, atau mungkin kisah  cinta Qais dan Laila yang membuat mereka ‘Majnun’, lalu mati... Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas dihempas takdir, atau layu tak berbalas. Itu hanya cerita cinta yang digali dari air mata. Dunia tidak berwarna merah jambu, itu hanya ada dalam cerita Qais yang telah majnun dan meratap di tengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung: Oooo Burung adakah yang mau meminjamkan sayap Aku ingin terbang menjemput sang kekasih hati Di alam jiwa, sayap cinta itu sesungguhnya tak pernah patah. Kasih selalu sampai disana. “ Apabila   ada cinta di hati yang satu, pastilah ada cinta ...

pertanyaan Mr. Setiyono

teringat percakapan semalam di telp, suamiku Mr. Setiyono tiba-tiba bertanya sebuah pertanyaan yang simple : Mr. S: yang,,,gimana tadi di kantor?ada BAP ga? Me: lagi gak ada BAP jadi cuma internetan aja  Mr.S: trus,,,jadi kamu tidak menghasilkan produk apa-apa dong buat kantor Me: tadi cuma bikin nota dinas aja  Mr. S: nah,,itu kan salah satu produk / hasil karya buat kantor juga  Me: (dalam hati) oooh gitu yah  kemudian Mr. Setiyono bilang : "kadang aku berpikir, apa yah yang mereka (orang-orang di subbid) lakukan kalo gak ada BB dateng, ya kadang aku lihat ada yang pulang atau cuma bergosip atau mungkin main game, tapi aku rasa agak kurang gimana gitu, kan kita sudah digaji full sama pemerintah berarti tiap hari minimal ada satu karya yang kita berikan untuk kantor meskipun itu cuma bikin surat. " akupun menanggapi pernyataannya: ya mungkin yang, kan ada saat dimana BB kita banyak kita bener-bener diporsir kerja melebihi jam kerja kita, nah ...