Langsung ke konten utama

berlayar

Berlayar dalam definisi aslinya adalah mengarungi lautan atau bepergian dengan kapal, tetapi kata berlayar mengalami perluasan makna karena meskipun tidak berada di lautan, sebenarnya kita sedang berlayar mengarungi jalan kehidupan masing-masing.

Mungkin memang tidak sama tapi menurutku itu serupa kawan, ketika kita berada dalam suatu masalah yang besar yang mungkin sulit untuk dipecahkan secara perhitungan manusia anggaplah itu sebagai  ombak besar yang akan menerjang keselamatan kapalmu, sebagai nakhoda, dirimu adalah orang yang bertanggung jawab untuk menjaga agar kapalmu selamat, dan sebagai seorang manusia aku yakin, dirimu adalah orang yang beriman yang ketika menghadapi ombak besar dan terjangan badai itu dalam hatimu engkau berdoa dan memasrahkan semuanya kepada Alloh swt, bahwa ombak besar, terjangan badai dan semua adalah milik-Nya, tugas dirimu hanya berusaha menjaga keseimbangan kapal agar bisa melalui ombak dan badai itu dengan selamat.

Begitupun dengan sekarang, mungkin ombak yang dihadapi tidak sebesar ketika dirimu berlayar mengarungi laut cina selatan, suasana kapalnya pun tidak sama ketika dirimu berlayar ke rusia atau ke jepang, tetapi keindahan terbit dan terbenamnya matahari tidak jauh beda, selalu mengingatkan dan memberikan pilihan hari seperti apakah yang akan kau pilih, bertahan untuk menjadi pemenang atau menyerah pada keadaan.

Seperti halnya columbus yang sebenarnya gagal tetapi dari kegagalannya itu dia menjadi orang yang dikenang sampai sekarang dan dianggap sangat berjasa terutama oleh rakyat amerika. Karena sebenarnya tujuan awal dia berlayar adalah ingin menemukan jalan singkat menuju asia tetapi dalam perjalanannya alloh menakdirkan dia menemukan benua amerika, tentu awalnya tidak pernah terpikir oleh dia jadinya akan seperti itu. (tentunya kau lebih tau ceritanya sebenarnya dibanding aku :D).

Atau cerita tentang seniormu ENTIN KARTINI yang merupakan wanita pertama indonesia yang mendapatkan ijazah Mualim paling tinggi yang sampai sekarang masih menjadi panutan bagi pelayar-pelayar wanita muda indonesia.

Dirimu memang bukan columbus ataupun entin kartini, tapi dirimu bisa sukses seperti mereka dalam duniamu pelayaranmu yang sedang kau hadapi sekarang. Cukuplah penyesalan itu datang  satu kali saja jangan sampai melakukan penyesalan yang kedua kali hanya karena dirimu tidak menjalani hari-hari yang ada sekarang dengan kemampuan baik yang kau miliki.

Dan rian yakin jef pasti bisa, libatkan alloh dan hatimu untuk bisa melihat kesuksesan dan kebahagiaan itu.

Semoga bermanfaat


Komentar

Postingan populer dari blog ini

menunggumu

Pagi menjelang siang ini tiba-tiba aja pengen nulis, rasanya pengen menceritakan apa yang sedang terjadi dalam episode kehidupan sy kali ini.  Sy sedang menunggu kelahiran si kk (panggilan untuk anak pertama sy+suami) sekarang udah masuk 39 minggu tp blm ada kontraksi berarti, kayanya mungkin si kk masih betah di perut ibunya.  Sempet agak stress jg krn sy udah cuti ampir 3 minggu tp si kk masih anteng aja di dalem, tp sy disadarkan bahwa Alloh punya waktu terbaik untuk mengeluarkan kk, yg bs dilakukan  dlm menunggu persalinan adalah usaha disertai doa. Tiap pagi berjalan  kurang lebih 1 jam menyusuri sawah di banyumas, belum nyuci manual biar pas ngebilasnya bisa jadi olahraga, jalan jongkok, nungging, duduk posisi yoga sudah dilakukan semua tp kontrol ke dokter kemaren si kk masih blm masuk jalan lahir, tapi insyaallah sy tidak menyerah dan tetap berprasangka baik sm Alloh, usaha sy harus lebih keras lagi.  Kemaren sempat dilema karena dokter...

sayap-sayap yang tak pernah patah

Bismillah.... Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati... Atau kasihnya yang tak sampai, Atau cintanya yang tertolak, Atau ceritra cintanya yang penuh pengkhianatan, Seperti sayap-sayap Gibran yang patah, atau kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwickjk tenggelam, atau mungkin kisah  cinta Qais dan Laila yang membuat mereka ‘Majnun’, lalu mati... Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas dihempas takdir, atau layu tak berbalas. Itu hanya cerita cinta yang digali dari air mata. Dunia tidak berwarna merah jambu, itu hanya ada dalam cerita Qais yang telah majnun dan meratap di tengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung: Oooo Burung adakah yang mau meminjamkan sayap Aku ingin terbang menjemput sang kekasih hati Di alam jiwa, sayap cinta itu sesungguhnya tak pernah patah. Kasih selalu sampai disana. “ Apabila   ada cinta di hati yang satu, pastilah ada cinta ...

pertanyaan Mr. Setiyono

teringat percakapan semalam di telp, suamiku Mr. Setiyono tiba-tiba bertanya sebuah pertanyaan yang simple : Mr. S: yang,,,gimana tadi di kantor?ada BAP ga? Me: lagi gak ada BAP jadi cuma internetan aja  Mr.S: trus,,,jadi kamu tidak menghasilkan produk apa-apa dong buat kantor Me: tadi cuma bikin nota dinas aja  Mr. S: nah,,itu kan salah satu produk / hasil karya buat kantor juga  Me: (dalam hati) oooh gitu yah  kemudian Mr. Setiyono bilang : "kadang aku berpikir, apa yah yang mereka (orang-orang di subbid) lakukan kalo gak ada BB dateng, ya kadang aku lihat ada yang pulang atau cuma bergosip atau mungkin main game, tapi aku rasa agak kurang gimana gitu, kan kita sudah digaji full sama pemerintah berarti tiap hari minimal ada satu karya yang kita berikan untuk kantor meskipun itu cuma bikin surat. " akupun menanggapi pernyataannya: ya mungkin yang, kan ada saat dimana BB kita banyak kita bener-bener diporsir kerja melebihi jam kerja kita, nah ...